manimal instinct

Fokus Fokus Fokus

October 10, 2007 · Leave a Comment

Saya pernah punya pengalaman menarik 4 tahun lalu. Saat itu saya bekerja di sebuah retail-garment yang sedang lesu karena sales nya yang menurun sejak 3 tahun kebelakang. sejak tahun 2001 sales menurun rata2 30% dibanding tahun yang lalu, tahun 2002 pun terulang, di tahun 2003 setelah melakukan survei kecil2 an kepada sekitar 500 customer di toko, saya bikin program sales promotion yang cukup agresif sejak Januari 03 – Desember 03 hasilnya… syukurlah sales tahun 2003 tidak menurun sama sekali dan laporan R/L mencatat keuntungan meskipun minim sekali.

Saat itu saya hanya fokus ke konsumen dari 1 komunitas yaitu komunitas band / musik yang berdasarkan hasil survey kecil2 an yang saya lakukan ternyata memang 25% konsumen kita adalah anak band. Dampak anak band yang puas ternyata menjadi influencer kepada teman2 nya. Saya tidak dapat melupakan moment saat itu melihat grafik penjualan sejak juli 03 s/d des 03 yang terus naik seakan ingin meninggalkan masa-masa penjualan yang sulit.

Manfaat FOCUS di sini sangat terasa mengingat budget promosi yang minim sekali sehingga dalam taktik penyelenggaraan promosi harus ekstra hati-hati dan memperhatikan jangkauan (reach) yang efektif dan frekuensi yang cukup. Bahkan untuk setiap materi promosi sebelum saya publish, saya selalu melakukan survei kecil2an kepada sebagian konsumen loyal untuk melihat respon mereka pada materi iklan yang akan saya publish. Hasilnya setiap materi promosi yang saya buat selalu mendapat persetujuan dari konsumen loyal kita.

Categories: my marketing
Tagged:

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment